Indeks Alqur'an ayat dan terjemahaan kata Ahzab
Sebagai
orang yang beragama Islam,tentunya kita sering membaca kitab suci
Alqur'an akan tetapi kadang kita kesulitan mencari ayat yang kita
butuhkan.Metoda indeks alqur'an alfabetical cara mudah untuk mencari ayat dan terjemahaannya melalui Indeks....misal mencari kata 'Ahzab
,kita akan mengetahui secara cepat terletak di surat ayat berapa kata 'Ahzab itu didalam kitab Alqur'an,
,kita akan mengetahui secara cepat terletak di surat ayat berapa kata 'Ahzab itu didalam kitab Alqur'an,
- Indeks disusun berdasarkan urutan abjad, A,B,C.............dan seterusnya sampai Z,seperti susunan sebuah kamus.
- Tanda koma (,) digunakan untuk memisahkan dua ayat dari surat yang sama.
- Contoh: QS:31,32...artinya...Qur'an nomor surat dan nomor ayat (QS Al-Baqarah ayat 31 dan 32)
- Nomor surat ditulis sebagai angka yang diikuti titik 2 sedangkan nomor ayat ditulis sebagai angka yang dikuti koma (,)
Al-Ahzab ( Golongan orang yang bersekutu )
QS 33 : 1 - 26
1.
Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan)
orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha
mengetahui lagi Maha Bijaksana,
2.
Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha
mengetahui apa yang kamu kerjakan.
3.
Dan bertawakkallah kepada Allah. dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara.
4.
Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam
rongganya; dan Dia tidak menjadikan istri-istrimu yang kamu zhihar[1198] itu
sebagai ibumu, dan Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak
kandungmu (sendiri). yang demikian itu hanyalah perkataanmu dimulutmu saja. dan
Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar).
5.
Panggilah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak
mereka; Itulah yang lebih adil pada sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui
bapak-bapak mereka, Maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama
dan maula-maulamu[1199]. dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu
khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. dan
adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
6.
Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka
sendiri[1200] dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. dan orang-orang yang
mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam
kitab Allah daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali
kalau kamu berbuat baik[1201] kepada saudara-saudaramu (seagama). adalah yang
demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Allah).
7.
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil Perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu
(sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah
mengambil dari mereka Perjanjian yang teguh[1202].
8.
Agar Dia menanyakan kepada orang-orang yang benar tentang kebenaran
mereka[1203] dan Dia menyediakan bagi orang-orang kafir siksa yang pedih.
9.
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah
dikurniakan) kepadamu ketika datang kepadamu tentara-tentara, lalu Kami
kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu
melihatnya[1204]. dan adalah Allah Maha melihat akan apa yang kamu kerjakan.
10.
(yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan dari bawahmu, dan ketika
tidak tetap lagi penglihatan(mu) dan hatimu naik menyesak sampai ke
tenggorokan[1205] dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam purbasangka.
11.
Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan
yang sangat.
12.
Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit
dalam hatinya berkata :"Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada Kami
melainkan tipu daya".
13.
Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mreka berkata: "Hai penduduk
Yatsrib (Madinah), tidak ada tempat bagimu, Maka Kembalilah kamu". dan
sebahagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan
berkata : "Sesungguhnya rumah-rumah Kami terbuka (tidak ada
penjaga)". dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak
lain hanya hendak lari.
14.
Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka
supaya murtad[1206], niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan
bertangguh untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat.
15.
Dan Sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah: "Mereka
tidak akan berbalik ke belakang (mundur)". dan adalah Perjanjian dengan
Allah akan diminta pertanggungan jawabnya.
16.
Katakanlah: "Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu
melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari
kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja".
17.
Katakanlah: "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika
Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?" dan
orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong
selain Allah.
18.
Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang- halangi di antara
kamu dan orang-orang yang berkata kepada saudara- saudaranya: "Marilah
kepada kami". dan mereka tidak mendatangi peperangan melainkan sebentar.
19.
Mereka bakhil terhadapmu, apabila datang ketakutan (bahaya), kamu Lihat mereka
itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik- balik seperti orang yang
pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci
kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan.
mereka itu tidak beriman, Maka Allah menghapuskan (pahala) amalnya. dan yang
demikian itu adalah mudah bagi Allah.
20.
Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan yang bersekutu itu belum pergi; dan
jika golongan-golongan yang bersekutu itu datang kembali, niscaya mereka ingin
berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badwi, sambil menanya-nanyakan
tentang berita-beritamu. dan Sekiranya mereka berada bersama kamu, mereka tidak
akan berperang, melainkan sebentar saja.
21.
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu
(yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat
dan Dia banyak menyebut Allah.
22.
Dan tatkala orang-orang mukmin melihat golongan-golongan yang bersekutu itu,
mereka berkata : "Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya[1207] kepada
kita". dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. dan yang demikian itu tidaklah
menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan.
23.
Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah
mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di
antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu[1208] dan mereka tidak merobah
(janjinya),
24.
Supaya Allah memberikan Balasan kepada orang-orang yang benar itu karena
kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendaki-Nya, atau menerima
taubat mereka. Sesungguhnya Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
25.
Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang Keadaan mereka penuh
kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh Keuntungan apapun. dan Allah
menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan [1209]. dan adalah Allah Maha
kuat lagi Maha Perkasa.
26.
Dan Dia menurunkan orang-orang ahli kitab (Bani Quraizhah) yang membantu
golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia
memesukkan rasa takut ke dalam hati mereka. sebahagian mereka kamu bunuh dan
sebahagian yang lain kamu tawan[1210].
[1198]
Zhihar ialah Perkataan seorang suami kepada istrinya: punggungmu Haram bagiku
seperti punggung ibuku atau Perkataan lain yang sama maksudnya. adalah menjadi
adat kebiasaan bagi orang Arab Jahiliyah bahwa bila Dia berkata demikian kepada
Istrinya Maka Istrinya itu haramnya baginya untuk selama-lamanya. tetapi
setelah Islam datang, Maka yang Haram untuk selama-lamanya itu dihapuskan dan
istri-istri itu kembali halal baginya dengan membayar kaffarat (denda).
[1199]
Maula-maula ialah seorang hamba sahaya yang sudah dimerdekakan atau seorang
yang telah dijadikan anak angkat, seperti Salim anak angkat Huzaifah, dipanggil
maula Huzaifah.
[1200]
Maksudnya: orang-orang mukmin itu mencintai Nabi mereka lebih dari mencintai
diri mereka sendiri dalam segala urusan.
[1201]
Yang dimaksud dengan berbuat baik disini ialah Berwasiat yang tidak lebih dari
sepertiga harta.
[1202]
Perjanjian yang teguh ialah kesanggupan menyampaikan agama kepada umatnya
masing-masing.
[1203]
Pada hari kiamat Allah akan menanyakan kepada Rasul-rasul sampai di mana usaha
mereka menyampaikan ajaran-ajaran Allah kepada umatnya dan sampai di mana
umatnya melaksanakan ajaran Allah itu.
[1204]
Ayat ini menerangkan kisah AHZAB Yaitu golongan-golongan yang dihancurkan pada
peperangan Khandaq karena menentang Allah dan Rasul-Nya. yang dimaksud dengan
tentara yang tidak dapat kamu Lihat adalah Para Malaikat yang sengaja
didatangkan Tuhan untuk menghancurkan musuh-musuh Allah itu.
[1205]
Maksudnya ialah menggambarkan bagaimana hebatnya perasaan takut dan perasaan
gentar pada waktu itu.
[1206]
Yang dimaksud dengan berbuat fitnah Ialah: murtad, atau memerangi orang Islam.
[1207]
Yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya itu ialah kemenangan sesudah mengalami
kesukaran.
[1208]
Maksudnya menunggu apa yang telah Allah janjikan kepadanya.
[1209]
Maksudnya orang mukmin tidak perlu berperang, karena Allah telah menghalau
mereka dengan mengirimkan angin dan malaikat.
[1210]
Sesudah golongan-golongan yang bersekutu itu kocar-kacir, Maka Allah
memerintahkan Nabi untuk menghancurkan Bani Quraizhah (ahli Kitab) dan
menghalau mereka dari benteng-benteng mereka. kemudian seluruh laki-laki yang
ikut berperang dibunuh, perempuan dan anak-anak ditawan.
Sumber : Buku indeks Alqur'an Sukmadjaya Asyarie - Rosy yusuf
Gambar : Bardanawati wordpres com
ditulis : Admin


0 komentar:
Posting Komentar